FAKTA & RASIONAL ITU PENTING TAPI TIDAK DIMINATI PEMILIH
Dalam penelitian yang saya lakukan, ternyata klaim obyektif (memuat sesuatu yang rasional dan faktual) dalam iklan politik kurang diminati dan kurang mendapat perhatian pemilih, namun mempunyai pengaruh kognitif secara langsung yang sangat besar. Responden hampir menyadari bahwa klaim obyektif itu penting dimuat dalam suatu iklan, namun tidak menarik minat dan perhatiannya secara langsung. Selain itu, minat pemilih akan iklan politik yang bermuatan klaim obyektif juga meningkatkan perhatian
dan memorisasi mereka. Demikian juga dengan perhatian pemilih yang dapat meningkatkan memorisasinya.
"GIZI PERMEN" YANG TINGGI PERLU BUNGKUS YANG MENARIK
MacKenzie (1986) menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti karakteristik iklan, peluang respon, dan karakteristik khalayak menentukan besar perhatian terhadap iklan. Dengan banyaknya karakteristik khalayak atau pemilih di Indonesia yang bersifat emosional, namun masih memandang pentingnya obyektivitas dalam iklan politik, yang perlu dilakukan adalah membuat agar pemilih tertarik dan memperhatikan iklan ini. Pengemasan seperti apa yang sesuai dengan perilaku pemilih di Indonesia perlu diinvestigasi lebih lanjut oleh profesional dan partai politik. Apakah itu jenis iklan humor atau iklan provokatif dengan tanpa mengurangi obyektivitas klaim yang dimuat di dalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar